Alat Pemersatu Bangsa


          Indonesia merupakan negara kepulauan (archipelago) yang terdiri dari pulau – pulau yang dibatasi oleh laut dan selat. Sebagai yang terdiri dari beragam etnis dan budaya, indonesia menghadapi berbagai kemungkinan adanya perpecahan yang dapat menjadi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan kesatuan bangsa. 

          Tentu kita ingin mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa kita. Oleh karena itu, kita harus melakukan berbagai upaya untuk mewujudkannya. Berbagai upaya yang dapat kita lakukan antara lain memupuk komitmen persatuan dalam keberagaman, tidak menyinggung perbedaan sara, harus saling menghormati antara keberagamaan dan keyakinan, serta menghargai perbedaan budaya.

          Kebhinekaan merupakan realitas bangsa yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Seluruh bangsa indonesia harus menyikapi keberagaman bangsa sebagai bentuk kekayaan, bukan sebagai pemicu perpecahan.

          Perbedaan etnis, religi, maupun ideologi menjadi bagian tidak terpisahkan dari sejarah bangsa indonesia dengan bhinneka tunggal ikan dan toleransi yang menjadi  perekat untuk bersatu dalam kemajemukan bangsa.

          Semboyan ini merupakan salah satu alat pemersatu bangsa indonesia. Semboyan ini alat yang membuat kita mengesampingkan berbagai perbedaan demi mencapai persatuan dan kesatuan bangsa.

          Selain semboyan ini, masih ada alat pemersatu bangsa indonesia yang lain yaitu sebagai berikut :
Ø Dasar negara pancasila
Ø Bendera merah putih sebagai bendera kebangsaan
Ø Bahasa indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa kesatuan
Ø Lambang negara burung garuda
Ø Lagu kebangsaan indonesia raya

Ø Lagu – lagu perjuangan





Alat Pemersatu Bangsa

Menulis puisi

Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum menulis puisi, terutama pemahaman dan pengertian akan hakikat dari puisi itu sendiri. Puisi mempunyai ciri sebagai berikut.

  1. *    Pilihan katanya padat dan ekspresif
  2. *    Mempunyai rima dan persajakan
  3. *    Mempunyai irama (naik turun, panjang pendek, dan keras lembutnya pengucapan)

Dalam menulis puisi, anda harus memperhatikan cara penyampaian dan penyusunan bahasa yang baik. Dalam membuat puisi kita harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya sebagai berikut :

1.     Pemilihan tema
                 Langkah awala dalam pembuatan puisi adalah menentukan tema. Tema                          merupakan pokok masalah yang mendasari penulisan puisi. Tema puisi kita                    bisa kita temukan di sekitar kita. Bagi yang sudah terbiasa menulis puisi                        akan dengan mudah menentukan tema puisi.

2.     Pemilihan kata
Pemilihan kata untuk menyesuaikan gagasan puisi disebut juga dengan diksi. Diksi biasanya sesuai dengan situasi yang sesuai dengan nilai rasa dan pengarahan. Pemilihan kata memegang peranan yang penting dalam pembuatan puisi karena baik dan buruk puisi bergantung pada diksi yang tepat.

3.     Pemilihan rima
Keindahan dari sebuah puisi juga ditentukan dari persamaan bunyi pada setiap akhir baris yang biasa disebut rima atau sajak.

4.     Pemilihan majas

Majas adalah salah satu pendukung gaya bahasa. Cara penyampaian suatu perasaan atau ide pada penulis disebut dengan majas. Majas digunakan dalam puisi bisa membuat kata – kata dalam puisi menjadi hidup, bermakna, dan bergerak sehingga bisa menimbulkan reaksi tertentu pada pembaca.






Menulis Puisi

Struktur Fisik Dalam Puisi

            Adapun struktur fisik puisi atau disebut pula metode puisi adalah sarana – sarana yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. Struktur fisik puisi melipauti hal – hal sebagai berikut.

o   Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata – kata, tepi kanan – kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal – hal tersebut menentukan pemaknaan terhadap puisi.

o   Diksi, yaitu pemilihan kata – kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Oleh karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata – kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata – katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata – kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.

o   Imaji, yaitu kata atau susunan kata – kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti pengelihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan – akan melihat, mendengar dan merasakan sepertia apa yang dialami penyair.

o   Kata konkret, yaitu kata yang dapat diatangkap dengan indra yang memungkinkan munculnya imaji. Kata – kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang, misalanya kata konkret “salju” melambangkan kekuatan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dan lain – lain, sedangkan kata konkret “rawa – rawa” dapat melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan, dan lain- lain.

o   Bahasa figuratif, yaitu bahasa yang berkias yang dapat menghidupkan atau meningkatkan efek dan menimbukan konotasi tertentu (Soedjito, 1986 : 128). Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna (Waluyc 1987 : 83). Bahasa figuratif disebut juga bahasa majas. Adapun macam – macam majas antara lain metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdote, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars proto, totem proparte, paradoks, dan lain – lain.


o   Versifikasi, yaitu menyangkut rima, ritme, dan metrum. Rima adalah persamaan bunyi pada puisi, baik awal maupun di akhir baris puisi. Rima mencakup onomatope (tiruan terhadap bunyi, misal/ng/ yang memberikan efek magis pada puisi sutadji C.B), bentuk intern pola bunyi (aliterasi, asonansi, persamaan akhir, persamaan awal, sejak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repitisi bunyi (kata), dan sebagainya,dan bunyi. Ritme sangat menonjol dalam pembacaan puisi.





Struktur Fisik Dalam Puisi

Struktur batin puisi, atau sering disebut sebagai hakikat puisi, meliputi hal – hal sebagai berikut :

·        Tema/makna (sense), media puisi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna, maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makan keseluruhan.

·                  Rasa (feeling), yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahannya yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, janis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, serta pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketetapan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyair mamilih kata – kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, tetapi lebih banyak bergnatung pada wawasan, pengetahuan, pengalaman, serta kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologisnya dan psikologisnya.

·                  Nada (tone), yaitu sikap penyeir terhadap pembacanya. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada mengurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah, menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap  bodoh serta rendah pembaca, dan lain- lain.


·                  Amanat /tujuan/ maksud (intention), sadar maupun tidak, ada tujuan yang mendorong penyair menciptakan puisi. Tujuan tersebut bisa dicari sebelum penyair menciptakan puisi maupun dapat ditemui dalam puisinya.





Struktur Batin Dalam Puisi

Aplikasi Alat Baca Buku Digital

Aplikasi Pemformatan Buku Digital

Berikut beberapa format yang tersedia untuk buku dalam format digital

·      AZW Amazon World. Sebuah format proprietary Amazon, yang menyerupai format MOBI kadang-kadang dengan dan kadang-kadang tanpa menyertakan Digital Rights Management (DRM). DRM pada format ini dikhususkan untuk Kindle Amazon.

·      EPUB – Electronic Publication. Format terbuka didefinisikan oleh Forum Open digital book dari International Digital Publishing Forum (idpf). EPUB mengacu kepada standar XHTML dan XML. Ini adalah standar yang sedang berkembang. Spesifikasi untuk EPUB dapat ditemukan di situs web IDPF, Adobe, Barnes & Noble, dan Apple, masing-masing memiliki DRM mereka sendiri. Format tersebut tidak kompatibel antara satu dengan yang lainnya. Saat ini sudah ada versi terbaru yaitu ePub 3, tetapi belum digunakan secara luas.

·      KF8 -Format Kindle Fire dari Amazon. Hal ini pada dasarnya sama dengan prinsip ePub yang disusun dalam pembungkus Palm File Database (PDB) dengan Digital Right Management (DRM) milik Amazon.

·      MOBI  Format MobiPocket, ditampilkan menggunakan perangkat lunak membaca sendiri. MobiPocket tersedia pada hampir semua PDA dan Smartphone. Aplikasi Mobipocket pada PC Windows dapat mengkonversi Chm, doc, Html, OCF, Pdf, Rtf, dan Txt file ke format ini. Kindle menampilkan format mobipocket juga.

·      PDB - Palm File Database. Dapat menyertakan beberapa format buku digital yang berbeda, yang ditujukan untuk perangkat berbasiskan sistem operasi Palm. Pada umumnya digunakan untuk buku digital berformat PalmDOC (AportisDoc) dan format eReader juga.

·      PDF - Portable Document Format yang diciptakan oleh Adobe untuk produk Acrobat mereka. Format ini secara tidak langsung merupakan format yang digunakan untuk pertukaran dokumen. Dukungan perangkat lunak untuk format ini hampir mencakupi semua platform komputer dan perangkat genggam. Beberapa perangkat memiliki masalah dengan PDF karena kebanyakan konten yang tersedia akan ditampilkan baik untuk format A4 atau surat, yang keduanya tidak mudah dibaca ketika diperkecil sesuai layar kecil. Beberapa aplikasi pembaca buku digital dapat menyusun ulang tampilan beberapa dokumen PDF, termasuk Sony PRS505, untuk mengakomodasi layar kecil.
·      PRC - Palm Resource File, Sering menyertakan alat baca Mobipocket tetapi kadang-kadang menyertakan eReader atau alat baca AportisDoc.

·      HTML - Hyper Text Markup Language adalah tulang punggung dari World Wide Web. Banyak teks yang didistribusikan dalam format ini. Selain itu, beberapa pembaca e-book mendukung Cascading Style Sheets (CSS) yang pada dasarnya gaya utama panduan untuk halaman HTML.

·      CHM - Compressed HTML, sering digunakan untuk file bantuan Windows. Hal ini telah menjadi sangat populer untuk distribusi teks dan bahan pendukung lainnya melalui Web.

·      XHTML - versi khusus dari HTML dirancang agar sesuai dengan aturan konstruksi XML. Ini adalah format standar untuk data epub.


·      XML - tujuan umum markup language untuk pertukaran data. Dalam konteks digital book umumnya terbatas pada XHTML dan RSS feed meskipun beberapa format lain yang telah ditetapkan.





Jenis Dan Format Buku Digital

a.    Fungsi

1)    Sebagai salah satu alternatif media belajar.

Berbeda dengan buku cetak, buku digital dapat memuat konten multimedia di dalamnya sehingga dapat menyajikan bahan ajar yang lebih menarik dan membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.

2)    Sebagai media berbagi informasi.

Buku digital dapat disebarluaskan dengan lebih mudah dibandingkan dengan buku cetak, baik melalui media seperti website, kelas maya, email dan media digital yang lain. Seseorang dengan mudah dapat menjadi pengarang serta penerbit dari buku yang dibuat sendiri.

b.    Tujuan

Ada beberapa tujuan pengembangan buku digital:

1)      Memberikan kesempatan bagi pembuat konten untuk berbagi informasi dengan lebih mudah, dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Dengan membuat konten dalam bentuk digital, pengarang tidak perlu mendatangi penerbit untuk menerbitkan bukunya, cukup mendatangi salah satu situs penerbit digital dan memberikan bukunya secara mandiri.

2)      Melindungi informasi yang disampaikan.
Berbeda dengan buku fisik yang dapat rusak, basah maupun hilang, buku digital berupa data di komputer terlindungi dari masalah-masalah tersebut. Walaupun data tersebut hilang, pengguna dapat dengan mudah mencari penggantinya baik dari internet maupun meminta kembali pada pembuat buku.


3)      Mempermudah proses memahami materi ajar.
Dalam perangkat lunak buku digital, Anda dapat memberikan catatan tertentu pada materi, mencari kata atau kalimat tertentu dalam materi, file multimedia yang dapat langsung dimainkan untuk memperkaya konten buku sehingga membantu memahami materi ajar dengan lebih baik dan cepat.





Fungsi Dan Tujuan Buku Digital